100 Siswa Bogor yang Mau Demo Diamankan, Ada yang Bawa Rol Besi Modifikasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Mediacenter, Bogor – Satgas Pelajar Kota Bogor mengamankan 100 orang pelajar yang diduga hendak mengikuti demonstrasi di Jakarta. Mereka diamankan dari sejumlah titik di Kota Bogor.

“Sekitar 100 pelajar, bukan hanya dari Stasiun Bogor, tapi dari beberapa titik pengamanan yang dilakukan di Kota Bogor,” kata Anggota Satgas Pelajar Kota Bogor Sutarma di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019).

Dia mengatakan Satgas Pelajar Kota Bogor sudah bergerak ke sejumlah titik sejak pukul 07.00 WIB. Para pelajar yang diamankan itu disebut sengaja bolos sekolah karena ajakan demonstrasi ke Jakarta.

“Bolos, padahal sekarang itu masih jam sekolah. Ketika ditanya mau ke mana, alasannya mau main. Tadi ada yang jujur mau ke Jakarta ikut demo. Kita tanya kenapa mau demo, pada jawab diajak. Mereka (pelajar) gitu ketika ditanya, jawab jujur diajak temannya,” ucap Sutarma.

Anggota Satgas Pelajar Kota Bogor lainnya, Junias, para pelajar ini berusaha mengelabui petugas yang ada dengan menyimpan seragamnya di dalam tas atau memakai jaket. Dia mengatakan ada pelajar yang membawa penggaris atau rol besi yang sudah dimodifikasi.

“Yang saya tahu baru stailess, besi satu buah dan bendera merah putih. Mereka dibawa ke Polres Bogor Kota. Sisa pelajar yang diperiksa, hanya bawa diri saja. Pengamanan ini dilakukan sampai kondusif, atau tentatif waktunya,” ujar Junias.

Hal yang sama juga terjadi di Tangerang. “Iya jadi dari 13 orang ini beberapa orang pelajar yang kita amankan pagi tadi. Usianya sekitar 14-17 tahun,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim saat dihubungi detikcom, Senin (30/9).

Ke-13 orang ini ditangkap di depan rumah makan di Jalan Gatot Subroto Km 3,3 Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Saat itu polisi sedang melakukan penyekatan untuk mencegah massa demo ke DPR.

“Mereka naik truk, dan mereka mengakui memang mau ikut demo dan merusuh,” imbuh Abdul Karim

Tidak ada barang berbahaya yang dibawa oleh massa. Akan tetapi mereka saat itu membawa penutup wajah hingga sarung. “Mereka tidak pakai seragam karena memang niatnya mau merusuh,” tuturnya.

Saat ini 13 anak tersebut dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk dimintai keterangan. Polisi juga telah memanggil pihak sekolah dan orang tua untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak tersebut.

“Kami akan mendalami siapa yang merekrut mereka,” tandasnya. (Mc/detik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 comment