4 Hakim Jadi Korban Lion Air, Pengadilan Tinggi Babel Gelar Doa Bersama

29

mediacenter.co.id, Pangkalpinang – Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Katis, Karawang, Jawa Barat (Jabar) pada Senin 29 Oktober 2018, menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga besar Pengadilan Tinggi Bangka Belitung (Babel).

Pasalnya, 4 (empat) orang hakim bertugas di wilayah Babel masuk dalam daftar manifest jatuhnya Lion Air JT-610. Keempat hakim tersebut Rijal Mahdi (Hakim Pengadilan Tinggi Agama), Ikhsan Riyadi (Hakim Pengadilan Negeri Koba, Bangka Tengah), Hasnawati dan Kartika Ayuningtyas (Hakim Pengadilan Tinggi Babel).

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Babel Widodo mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berduka cita atas jatuhnya Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Dalam musibah itu keluarga besar PT menggelar pengajian berdoa empat hakim dan para korban penumpang lainnya.

“Kami keluarga besar PT Babel sangat berbelasungkawa atas musibah ini, dan usai mendapat informasi insiden nahas tersebut kita adakan pengajian, yasinan, dan berdoa bersama seluruh staf kita dan personel PT Agama,” ucapnya di Pangkalpinang, Rabu (31/10).

Dia menyampaikan saat ini seluruh keluarga besar hakim Pengadilan Tinggi masih dalam suasana berkabung, dan kepada seluruh pegawai maupun staff-nya untuk terus mendoakan korban jatuhnya Lion Air JT-610 agar amal ibadah diterima oleh yang Maha Kuasa.

“Tadi pagi juga dalam rapat khusus kami tekankan untuk berbelasungkawa dalam waktu 7 (tujuh) hari, dan setiap pagi pukul 08.00 kita berkumpul ada doa di musala, kita yasinan mendoakan para korban,” terangnya.

Widodo merasakan pula duka yang mendalam terkait kejadian jatuhnya Lion Air JT-610 itu, menurutnya sebagian besar para penumpang pesawat tersebut merupakan sumber daya manusia (SDM) terbaik negara yang kebetulan bertugas di Provinsi Babel.

“Kami sangat kehilangan mereka di Pengadilan Tinggi ini. Keempat hakim ini termasuk hakim senior dan sudah cukup lama mengabdi di pengadilan Babel,” tambah Widodo seraya lirih. (Mc/okezone)

SHARE