Nekat Curi Kotak Amal Karena Lapar, Edy Jadi Bulan-bulanan Massa di Batuaji.

217

Batam – Edy Maulana (21) menjadi bulan bulanan warga setelah tertangkap hendak mencuri kota amal yang ada di Masjid Al Baitul A’la Perumahan Griya Pratama, Keluarahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Minggu (7/1/2018) subuh.

Informasi yang dikembanhkan Tribun, Minggu (7/1) dari Hendri warga perumahan Griya pratama mengatakan, awlanya ada warga yang melihat Edy, sedang berada di dalam masjid dan sedang mengotak atik kota amal yang diikat ke tiang masjid.

“Tadi malam itu ada warga yang melihat, terus warga itu memberitahukan kepada warga lainnya, setelah itu baru ditangkap, warga yang menangkap teriak maling makanya banyak warga yang datang, malingnya jadi bulan-bulanan warga,”kata Hendri.

Hendri juga mengatakan setelah malingnya lemas warga menyerahkan ke polisi yang sedang berpatroli,”kebetulan ada mobil polisi lewat dan melihat warga ramai-ramai mereka membawa malingnya ke kantor polisi,”Kata Hendri.

Dari balik jeruji Polsek Batuaji, Edy tampak terlihat sangat menyesali apa yang sudah dilakukukannya. Edy mengatakan dirinya nekat melakukan aksinya karena setelah enam bulan di Batam tidak kunjung mendapat pekerjaan,”Saya baru datang ke Batam, sudah enam bulan di Batam tetapi sampai saat ini belum juga dapat pekerjaan,”kata Edy.

Edy menceritakan dirinya datang ke Batam karena di kampung halamannya tidak ada pekerjaan dan kedua orangtuanya sudah tidak ada lagi. “Saya ke Batam karena ada teman di Batam, saya sudah tidak enak lagi numpang terus sama dia,”kata Edy.

Edy yang hanya memiliki ijazah SD tersebut mengatakan dia sudah berusaha untuk mencari pekerjaan agar bisa memenuhi kebutuhannya namun tidak kunjung didapatkan.”saya sangat menyesal mencuri kotak amal, tetapi bagaimana lagi saya sudah lapar, uang tidak ada,”kata Edy.

Edy menuturkan pasrah atas apa yang akan dihadapinya,”Saya tidak tahu mau berbuat apa lagi, mau pulang kampungpun orangtua sama saudara tidak ada di Kampung,”kata Edy.

Di tempat terpisah Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut,”Pelaku sudah kita amankan, kondisi pelaku lumayan parah, jadi masih belum dimintai keterangannya, tadi sudah dibawa berobat ke rumah sakit,”kata Sujoko.

batam.tribunnews.com

SHARE